Modifikasi Motor Honda C-70

Modifikasi motor honda C-70 diharapkan dapat menghasilkan tenaga yang baru. Berikut ini adalah cara yang di tempuh untuk merombak  motor lama agar memiliki tenaga yang baru. 

Modifikasi Motor Honda C-70

Langkah-langkah tersebut antara lain :


Semua mesin di ganti dengan yang baru. Mulai dari Noken AS, Piston, Stang piston, Kruk as dan magnet semuanya memakai dari motor Astrea Grand baru. Gigi percepatan untuk keperluan transmisi dan tenaga di ambil dari motor Honda GL 100, sehingga kecepatan motor yang tadinya memakai 3 kecepatan bertambah menjadi 4 kecepatan.

Karburator sebagai pensuplai bahan bakar untuk pemasok bahan bakar ke ruang bakar di gunakan dari Motor Honda GL 100 juga. Penggunaan karburator ini karena mampu meningkatkan akselerasi motor pada putaran bawah dan putaran atas. Pada karburator di pasang pilot jet 45 dan di gunakan main jet ukuran 95.

Manifold/dudukan standar karburator karena memakai karburator besar tak dapat di pasang lagi. Untuk itu di ambil cara dengan memotong manifold di bagian tengahnya dan waktu menyambyng kembali pada bagian atas di putar 90 derajad ke arah kiri. Kemudian bekas sambungan las pada manifold di haluskan dan digosok dengan autosol dan dinding bagian dalamnya di lebarkan/dikikis sejauh 2mm.

Klep dan perklep masih mengandalkan komponen asalnya yaitu dari motor Honda C-70. Hanya di lakukan penghalusan bibir klep., agar dapat menutup dengan rapat klep di lakukan penyetelan kembali celah-celahnya.

Noken as/kem di pakai dari Honda Grand dengan sedikit perubahan pada bawah dan puncak kem sedikit di ratakan dan di kurangi agar mesin dapat di atur langsam/stasioner dan tidak berisik.

Lubang saluran buang dikikis/di perlebar lubangnya pada bagian sisi kiri dan kanan menyesuaikan lubang pada leher knalpot.

Knalpot memakai sistem free flow (sistem udara bebas) leher angsa knalpot lama di pakai dan tabung knalpot di ganti dengan pipa air diameter 25 mm dan panjang 300 mm.

Untuk meningkatkan compresi pada silinder, maka silinder di haluskan dengan pemotongan sebesar kira-kira 0.7 mm. Pemotongan ini jelas akan meningkatkan compresi yang di hasilkan pada silinder.

Sistem pengapian di lakukan perbaikan dengan melakukan pengecilan magnet sebesar 2 mm sehingga beban mesin jadi lebih ringan. Perubahan selanjutnya di lakukan pada penggantian lilitan pengapian dengan kawat yang lebih besar.

Pemakain gigi kecepatan sebanyak 4 kecepatan di lakukan dengan mengandalkan 3 gigi kecepatan yang lama dan di tambah dengan gigi kecepatan ke empat yang di ambil dari Honda GL 100. Pemasangan ini mengalami kesulitan karena bak mesin hanya mampu menampung 3 gigi kecepatan. Cara yang di lakukan dengan mengurangi kecepatan ketebalan mata gigi 4 dan mata gigi 1 sebesar 2 mm dan pada gigi kecepatan terakhir di pasang gigi 14/32.

Modifikasi motor yang terakhir di lakukan pada bagian roda. Dimana roda dan ban memakai ukuran standar yaitu pelek depan dan belakang memakai lingkar 17 inci telapak ban 1,4 inci dan di lapisi ban IRC ukuran 2.50.

0 comments:

Post a Comment - Back to Content