Modifikasi Honda memang sangat menarik untuk di bahas
dan di ulas. Tema yang akan di bahas kali ini adalah modifikasi racing drag
style dengan menggunakan basic motor supra. Perubahan yang di lakukan pada
motor supra ini akan memberikan nuansa dan tampilan yang lebih segar, keren dan
yang pasti lebih bergaya. Untuk dapat merubah motor supra agar memiliki
tampilan drag style di awali dengan sisi penutup pada bagian buritan yang di
ganti dan di ambilkan dari milik Honda Revo.
![]() |
| Modifikasi Honda Supra |
Salah satu contoh modifikasi honda supra yang mengusung konsep drag style adalah
model supra yang berbentuk capung. Perubahan yang terkesan seperti capung ini
membuat motor supra semakin lincah dan gesit saat melaju di jalanan. Beragam
aksesoris di pasang untuk mempercantik tampilan dan di tafsir menelan budget
yang lumayan. Perubahan yang di kerjakan terlihat sangat menarik, apalagi di
dukung dengan warna yang sangat kontras dan ciamik.
Berikut ini merupakan data modifikasi honda supra, seperti ban
yang asli milik dari honda supra di ganti dan di ambilkan dari merek HUD yang
memiliki ukuran sebesar 50/80-17 untuk bagian depannya dan 60/80 di bagian
belakangnya. Pelek bagian depan menggunakan ukuran sebesar 1,40 x 17 dan di
comotkan dari merek TDR, sedang bagian belakang di ambilkan dari merek yang
sama dengan ukuran sebesar 1,60 x 17. Sok bagian depan menggunakan dari combiz
dan untuk bagian belakang di ambilkan dari Yoko. Front disc mengandalkan dari
ridet it dan untuk caliper bagian depan menggunakan dari merek marzocchi. Swing
arm menggunakan dari Moto-R dan stabilizer menggunakan dari Marathon. Footstep
atau pijakan kaki di ambilkan dari Yoshimura dan tangan grip dari merek
bungbon. Knalpot sebagai saluran buang menggunakan merek dari SND.
Kurang lebihnya seperti di atas sedikit
informasi yang dapat di sampaikan dan di ulas berkaitan dengan modifikasi honda supra yang mengusung
tema drag style. Semoga informasi ini dapat berguna dan bermanfaat untuk
pembacanya. Cukup sekian dulu dan terima kasih sudah berkenan untuk membaca
artikel ini.

0 comments:
Post a Comment - Back to Content