Modifikasi motor yang di terapkan pada Mio 2008 ini
cukup simple dan sederhana. Piston pada motor Mio di ganti dengan pisto yang
mempunyai ukuran 66 mm untuk dapat menghasilkan power yang maksimal. Apabila
menggunakan piston yang lebih besar maka modifikasi motor mio ini juga harus dapat mengakali power karena power yang di hasilkan pada
bagian bawah dapat berantakan. Hal ini karena power mesin yang di hasilkan
cukup besar. Namun dengan piston ukuran 66 mm yang di kombinasikan dengan
panjang stroke sebesar 86 mm mampu membuat hasil modifikasi motor Mio ini makin sempurna tanpa ada cela.
![]() |
| Modifikasi Motor Mio 2008 |
Pada bagian setang seher di ganti dengan
yang mempunyai kruk as lebih kecil. Hal ini berakibat otomatis big end dapat di
geser labih jauh lagi. Dengan
begitu, kapasitas pada silinder
meningkat menjadi 295 cc. Untuk menemani isi silinder yang meningkat, klep
menggunakan ukuran sebesar 34 mm untuk in dan 30 mm untuk out. Klep ini di
ambilkan dari klep milik mobil dengan diameter yang di buat ulang dan di
sesuaikan dengan kebutuhan. Untuk mengatur naik kapan buka tutup klep, noken as
di ganti dan di ambilkan dari milik Honda Estillo dan di aplikasi. Durasi juga
di buat ulang menjadi sekitar 275 derajad untuk in dan 280 derajad untuk out.
Diameter tiap bumbungan menjadi 18, 3 mm ( in ) dan 18,4 mm ( out ). Modifikasi motor pada Mio ini mempunyai
durasi yang lebih besar dari exhaust karena untuk mengejar kompresi yang rendah
dan kompresi yang di terapkan yaitu 15,2 : 1.
Perbandingan rasio yang di gunakan yaitu
18/39 mata agar dapat menghantarkan power atau tenaga sesuai yang di inginkan.
Data modifikasi motor Mio yang di
terapkan antara lain pada bagian ban depan di ganti dan di ambilkan dari merek
IRC 45/90-17 sedang untuk ban belakang menggunakan merek Eat My Dust dengan
ukuran sekitar 60/80-17. Pelek di gunakan dari merek TDR dan sok belakang di
ambilkan dari merek YSS. Untuk CDI di ambilkan dari Yamaha Fino.

0 comments:
Post a Comment - Back to Content