Tahapan modifikasi motor yamaha Mio yang pertama adalah mengganti
piston dan di ambilkan piston dari milik honda CBR yang ringan dan mempunyai
bentuk racing. Hal ini mengakibatkan lebar badan piston yang bersentuhan
langsung dengan boring hanya sedikit membuat gesekan dan gesekan yang dihasilkan
semakin lebih ringan. Kelebihan piston CBR yaitu mempunyai ring piston yang
tipis dan mampu mengurangi gesekan dengan liner dan tidak menyedot power mesin.
Modifikasi motor mio menggunakan
piston CBR yang oversize hingga 50 dengan ukuran diameter menjadi 64 mm. Agar
lebih ringan cara yang di tempuh untuk modifikasi motor mio agar dapat tampil lebih maksimal yaitu badan seher di lubangi
untuk membantu pelumasan dan kepala seher di papas bagian pinggirnya agar
mendem 0,3 mm dan setelah stroke naik sekitar 3 mm.
![]() |
| Modifikasi Motor Yamaha Mio Matik 2011 |
Cara menghitung kenaikan stroke di
lakukan dengan menggunakan pen stroke 1,5 mm.
Stroke standar sekitar 57,9 mm + 3 mm + 60, 9 mm. Dari hasil diameter
seher menjadi 64 mm dan stroke 60,9 mm maka volume silinder menjadi 195,9 cc.
Head yang di gunakan mengusung klep ukuran 31/27 mm. Modifikasi motor pada bagian bahan bakar menggunakan karburator
dari merek keihin PE 28 standar dan tanpa melakukan reamer tetapi cukup dengan
penggunaan pilot jet sebesar 42 dan main jet sekitar 30 mm, sedang untuk ruang
bahan bakar di buatkan squish yang di lengkapi dengan nat. Rangka yang di
gunakan untuk motor mio adalah pipa standar dan minim lubang.
Data modifikasi motor yang di gunakan untuk merombak motor Yamaha mio
adalah untuk bagian ban yang di ganti dan di ambilkan dari merek Eat My Dust
dengan ukuran sebesar 45/90 x 17 pada bagian depan sedang untuk bagian belakang
juga menggunakan merek dari Eat My Dust dengan ukuran 60/80 x 17. CDI di gunakan dari merek Fino dan untuk
rumah roller juga di ambilkan dari merek Fino dengan rasio sebesar 15/40 dan
roller 9 gr. Ukuran paving blok adalah sebesar 1 mm.

0 comments:
Post a Comment - Back to Content