Modifikasi motor banyak di lakukan untuk dapat
menyalurkan ide kreatifitas para otomania. Begitu juga perombakan yang di
lakukan pada motor Yamaha mio agar dapat terlihat tampil lebih sporty seperti
motor balap. Piston pada Yamaha mio di ganti dan di ambilkan dari Honda Tiger
250 yang mempunyai diameter sebesar 66mm. Pemasangan piston ini mendapatkan
kendala karena kepala piston lebih nongol dan harus di papas banyak.Langkah
selanjutnya untuk Modifikasi motor Yamaha Mio yaitu pada bagian boring standar di
ganti dengan boring baru yang berukuran 69 mm. Pen stroke yang menggunakan
ukuran 1,5 mm berakibat langkah piston jadi ikut naik sebesar 3 mm, oleh karena
itu paving blok juga menggunakan bahan aluminium setebal 0.7 mm. Modifikasi motor ini juga membutuhkan
ketelitian seperti menghitung kenaikan stroke dengan cara 57,9 + 3 mm = 60,9 mm
di padukan dengan piston tiger yang mempunyai diameter sebesar 66 mm. Kapasitas
silinder kini jadi meningkat sebesar 208 cc.
![]() |
| Modifikasi Motor yamaha Mio |
Suplai bahan bakar juga di perbesar
dengan cara melakukan modifikasi motor
pada bagian kepala silinder dan di pasangi dengan klep besar. Mple
mempercayakan klep EE detor dengan ukuran sebesar 30 mm in dan 25 mm out.
Kinerja klep di atur oleh noken as
custom agar dapat membuat lari motor semakin kencang dan durasi noken as
yaitu di kisaran angka 270 derajad. Akselerasi motor pada kendaraan mio ini
dapat optimal karena di dukung oleh adanya per CVT 2000 rpm.
Pada tahap akhir di lakukan di bagian
knalpot. Dimana knalpot di ubah menggunakan sistem kondom, yaitu knalpot
standar dengan tampilan racing. Data modifikasi motor yang di lakukan pada motor Mio antara lain : Untuk ban depan
menggunakan merek FDR Drax yang berukuran 50/90-17 dan ban belakang menggunakan
merek Hut dengan ukuran 60/90-17. Bagian pelek di ambil dari Akront 1,20/17
untuk depan dan Akront 1,40/17 untuk bagian belakang. Sok belakang menggunakan
dari YSS G-Series.

0 comments:
Post a Comment - Back to Content