Modifikasi mobil yang di lakukan pada Chevrolet Camaro
ini mengusung nuansa Americana. Tujuan
dari perombakan yang di lakukan adalah untuk mengikuti event daytona bike 2012
yang menjadi penampilan perdana chervrolet camaro special edition ini. Modifikasi mobil pada bagian eksterior
di lakukan dengan cara, bodi dari mobil camaro ini di tempel dengan beberapa
lembaran panel metal asimetris yang di ambilkan dari bahan timah dengan aksen
pinggir paku rivet ciri khas dari pesawat tempur pada bagian tengah kap mesin,
atap dan door panel. Sisanya di lapisi dengan menggunakan warna hitam matte
dengan logo yang terukir pada bagian door sill dan panel metal yang sudah di
pasang. Untuk memperkuat kesan limited edition, modifikasi mobil di lanjutkan pada sektor kaki-kaki. Dengan
menggunakan pelek merek Ritorno forgiato 22 inci dan tidak lupa di tambahkan
emblem bernomor 1-77 yang di lekatkan pada bagian deck lit panel metal
tersebut.
![]() |
| Modifikasi Mobil Chevrolet Camaro |
Modifikasi
mobil tahap selanjutnya yaitu di bagian mesin
camaro. mobil camaro ini di dukung oleh mesin LS3 V8 yang mempunyai tenaga
hingga 426 dk dan di perkuat dengan teknologi supercharger whipple 2.9 liter.
Tidak ketinggalan juga penghubung SLP sub frame dan knalpot dari produk X-pipe
ikut andil terhadap performa dari kendaraan yang bertenaga ini. Masuk bagian
interior mobil, Pada bagian interior mobil Camaro di dominasi oleh warna dual
tone silver abu-abu.
Tuas transmisi dengan nuansa aksen
metal dan indikator mesin iluminasi biru
terletak pada bagian konsol tengah. Penampilan kedua kursi yang menggunakan
bahan sintetis camaro sangat serasi dengan door trim yang berwarna putih, hitam
dan abu-abu. Modifikasi mobil yang
di garap pada mobil camaro ini memang mampu menampilkan kesan mobil yang tampak
layaknya mobil limited edition dan
sangat kental dengan nuansa elegannya. Aura kemewahan yang terpancar dari mobil
ini sangat memikat mata yang memandang.
Hasil dari perombakan mobil ini akan di lepas dengan harga Rp 805 juta.

0 comments:
Post a Comment - Back to Content