Modifikasi mobil yang di lakukan pada Honda Civic
Estillo merupakan yang kedua kali.
Awalnya perubahan di lakukan dengan menggunakan mesin B18C type R yang
di rombak total dengan mengusung konsep wire tuck. Tapi tidak berlangsung lama,
karena pemilik dari mobil ini merasa sudah bosan dengan teknologi lama. Saatnya
melakukan modifikasi mobil Honda dengan
menggunakan mesin era 2000-an yang lebih canggih di bandingkan dengan B18C yang
merupakan teknologi era 1990-an. Mesin K20A yang di ambilkan dari milik eks
Honda Integra DC5 di klaim akan mampu meningkatkan performa dan membuat
tampilan menjadi lebih segar. modifikasi mobil Honda juga mempercayakan produk-produk dari after market toda racing untuk mengisi bagian dalam mesin, mulai dari camshaft, per klep dan cam gear. Baut di
mesin juga mendapat penggantian yag di ambilkan dari ARP, seperti baut head,
flywheel dan kruk as. Agar metal duduk dan metal jalan menjadi kuat pada saat
putaran tinggi di ganti dengan ACL.
![]() |
| Modifikasi mobil Honda Civic Estillo 1995 |
Pipa intake yang di buat sendiri lengkap
dengan girboks dari aluminium yang di kombinasikan dengan filter udara K&N,
sebagai saluran masuk udara bersih. Sedang untuk saluran buang di ambilkan dari
buatan Hybrid racing yang mempunyai konfigurasi 4-2-1 dan di sambung center
pipe custom yang berdiameter 2,5 inci dari Excess motoring dan keluar melalui Muffler
Tanabe. Untuk mempermanis ruang mesin mengandalkan konsep wire tuck. Jadi ruang
mesin terlihat lebih bersih dan plong. Proses dari wire tuck ini tidak sulit,
namun memerlukan ketelitian dan kesabaran karena tidak dapat berlangsung dnegan
cepat dan butuh waktu yang agak lama. Untuk menyempurnakan modifikasi mobil Honda yang di lakukan ini, ECU buatan dari hondata tipe
K-pro di percaya mengatur semua kinerja mesin. Masuk di bagian rem menggunakan
dari AP racing pro 5000 + 4 pot dengan rotor 300 mm yang di kombinasikan dengan
slang rem braided dan kampas rem keluaran dari Project u yang cukup handala dan
ampuh menghentikan laju estillo yang bertransmisi 6 speed ini.
Bagian interior terkesan sedikit
unik, karena mengaplikasikan spidometer yang di ambilkan dari milik Honda S2000
yang sudah digital. Pemasangan tidak mengalami kendala karena cukup di
converter saja, Barang-barang dari JDM ( japan Domestic market ) jga ikut
meramaikan beberapa bagian, seperti panel AC, arm rest, konsol double din dan
karpet milik dari EK9 tipe R. Agar handling menjadi lebih mantap setelah
menggunakan mesin K20A yang mampu menghasilkan 270 dk di ruang mesin, oleh
karena itu sokbreker tipe kompetisi di sematkan dan di ambilkan dari tein Super
street damper model coilover yang lengakp dengan upper mount. Camber di atur
melalui J’s racing camber kit. Modifikasi mobil pada bagian pelek menggunakan dari Volk rays model CE8 yang
memilki diameter sebesar 16 inci dan lebar 7 inci. Ban di ambilkan dari merek
Advan Neova AD08 yang berukuran sekitar 205/59R16.

0 comments:
Post a Comment - Back to Content