Modifikasi Motor Honda Supra X 125 2009

Modifikasi motor honda Supra X 125 ini lakukan agar motor dapat melaju kencang seperti motor balap dan di fokuskan pada permainan setting mesin. Hal ini di sebabkan karena regulasi kelas pembibitan untuk bertarung di kelas bebek  4 tak 125 cc pemula yang maksimal berusia 16 tahun ini tidak di perbolehkan mengalami banyak perubahan. Termasuk banyaknya part racing. Modifikasi motor agar mampu meningkatkan tenaga maksimal di ruang bakar di lakukan dengan cara, piston Fim yang memiliki diameter 53.4 mm di pasang dengan tujuan untuk menambah power dan mendekatkan ke batasan mesin saja. Piston yang di ganti mengakibatkan isi silinder mentok menjadi 129,6 cc, oleh karena itu dome piston juga ikut menyesuaikan dan di papas serta di coak ulang agar tidak membentur klep. Modifikasi motor dari bibir piston, dome piston di buat 1,5 mm agar tidak terlalu tinggi.

Modifikasi Motor Honda Supra X 125 2009
Untuk bagian head silinder mengalami pemapasan sekitar 0,7 mm. Diameter kubah di buat menjadi 39 mm dan squish yang di mainkan pada angka 9 derajad. Dengan adanya modifikasi motor pada head dan blok silinder membuat kempresi meningkat menjadi 11.5 : 1. Kompresi standarnya sebesar 11,8 : 1 karena bahan bakar yang di gunakan jenis pertamax plus, oleh karena itu tingkat kompresi harus di turunkan. Durasi noken as di atur ulang agar memudahkan untuk buka tutup klep. Durasi dari klep in di buat sekitar 272 derajad dan klep ex di angka 268 derajad. LAS ( Lbe Separation Angle ) di mainkan di angka 105 derajad. Untuk konsumsi bahan bakar masih menggunakan yang asli, namun di custom ulang dengan cara moncong karbu di reamer sebesar 2 mm.

Perubahan yang di lakukan ini di terapkan pada balap harian, namun menghasilkan akselerasi yang cukup tinggi dan handal. Data modifikasi motor SupraX 125 antara lain : Ban yang asli di ganti dan di ambilkan dari merek IRC  166 dengan ukuran sebesar 90/80-17. Sok bagian belakang di ambilkan dari merek Triple S. Untuk CDI menggunakan dari produk BRT Dual band dan yang terakhir yaitu bagian knalpot sebagai saluran buang di ambilkan dar SND.