Modifikasi
motor Honda PCX ini di fokuskan pada detail
bodi agar terkesan semakin dinamis. Honda PCX yang memiliki bentuk bodi gambot
ini mampunyai banyak keuntungan dan kelebihan jika di rombak dengan teliti dan
hati-hati. Melalui sedikit sentuhan di beberapa bagian detail, membuat tampilan
dari skubek ini berubah dan terkesan lebih elegan. Modifikasi motor yang paling terkesan adalah di bagian bodi yang
sudah di beri sentuhan wide bodi. Seperti penambahan spoiler di kedua sisi
bagian bawah dek atau sandran kaki. Perombakan di bagian ini membuat bentuk
bodi jadi lebih bongsor. Modifikasi motor di utamakan pada bagian detail bodi untuk menunjukkan kesan yang
elegan, mewah dan dinamis lewat pemasangan kisi-kisi di bagian dek depan dan di
balut dengan nuansa krom.
![]() |
| Modifikasi Motor Honda PCX 125 2011 |
Boks atau bagasi tambahan di pasang pada
bagian buntut belakang untuk dapat memperkuat dan mempertegas kesan big skuter.
Modifikasi motor untuk bagian bodi
mengandalkan dari bahan serat fiber pilihan dan berkulitas tinggi yang kuat
namun cukup ringan untuk kendaraan. Pada bagian setang di ganti dengan
menggunakan piranti variasi dan yang di pilih adalah model setang jepit
berbahan aluminium dan di ambilkan dari produk Shark. Pemasangan setang ini
membuat posisi spion secara otomatis harus di pindah tempat dan tidak menempel lagi
di bagian setang, namun di tempelkan pada bagian areal kanan dan kiri bodi
bagian depan layaknya besutan big skuter sejati.
Untuk bagian kaki-kaki juga mendapat
perombakan. Pelek standar yang di gunakan di ganti dnegan pelek yang sudah di
custom dengan aplikasi tapak lebih lebar dan memiliki ukuran sebesar 3,5 inci
dan ukuran ring sekitar 14 inci. Data modifikasi motor honda PCX antara lain : ban yang asli di ganti dan di ambilkan dari
merel Swallow dengan ukuran sebesar 120/70/14 untuk bagian depan dan 140/70/14
untuk bagian belakangnya. Sok bagian belakang menggunakan dari produk YSS dan
yang terakhir yaitu bagian knalpot dan winshiled yang di custom big modify.

0 comments:
Post a Comment - Back to Content