Modifikasi mobil yang di lakukan pada Mitsubishi
outlander ini bukan yang pertama kalinya. Setelah merasa bosan dengan perubahan
bergaya JDm dan Stancelover, gaya baru di sematkan sebagai proses perombakan
berikutnya. Modifikasi mobil
Mitsubishi yang sekarang lebih mengarah ke gaya elegan, dengan tujuan tidak
ribet dan dapat di gunakan sehari-hari. Langkah awal dari perombakan yaitu di
fokuskan pada bagian bodi. Sektor bodi kit di ambilkan dari produk Oem, namun
karena terlepas saat melewati jalan tol, akhirnya di ganti dan di ambilkan dari
milik Toyota Harrier yaitu add-on bodi kit ings. Setelah di perhatikan,
ternyata lubang air dam dari add-on bodi kit ings ini sama dengan milik
outlander. Setelah proses pengerjaan bodi kit dapat selesai, modifikasi mobil Mitsubishi tahap selanjutnya
yaitu tinggal melabur warna.
![]() |
| Modifikasi Mobil Mitsubishi |
Warna yang di gunakan untuk mempermanis
tampilan bumper yaitu warna white pearl bawaan dari outlander. Semua di cat
putih dan tidak ada warna hitam lagi agar tampil berbeda. Modifikasi mobil Mitsubishi pada sektor pelek menggunakan replika dari DPE CSR
05 sebesar 20 inci dengan lebar 9 inci untuk bagian depan dan 10 inci di bagian
belakangnya. Ban yang di gunakan untuk menemani laju outlander di ambilkan dari
merek Achilles yang mempunyai ukuran sebesar 245/40R20 dan di kombinasikan
dengan per yang di comotkan dari milik saudaranya, Lancer EX dan di tambah
dengan adanya valen damper dan rear camber kit-4.
![]() |
| Modifikasi Mobil Mitsubishi |
Under control strutbar juga di sematkan
untuk mendongkrak tampilan agar terlihat mantap dan gagah. Tidak mau tanggung
dalam melakukan modifikasi mobil Mitsubishi,
mesin juga di beri sentuhan ringan agar tidak loyo saat di ajak berakselerasi.
Perangkat seperti sun air governor ver.2, airboom, busi iridium iriway dan
custom muffler di percaya mampu meningkatkan performa tampilan dari outlander.
Outlander yang sekarang setelah mengalami modifikasi mobil terlihat lebih
mewah di bandingkan dengan outlander lain yang juga mengalami proses
modifikasi.


0 comments:
Post a Comment - Back to Content