Modifikasi Motor Yamaha Mio yang Tercepat

Modifikasi motor ini terasa sangat istimewa dan spesial karena mampu pecahkan rekor tercepat di dua kelas sekaligus yaitu super FFA matik dan super FFA di ajang Drag bike TDR YSS comet DID di jogja dan di ajang seri 111 Achiles corsa Drag bike di sentul dan tembus 6, 959 detik. Modifikasi Motor Yamaha ini menerapkan kompresi yang tidak terlalu tinggi. Beberapa part mesin yang di pasang pada motor mio ini menggunakan produk dari negara Thailand. Rasio kompresi yang menjadi acuan untuk yamaha mio ini Cuma sentuh di angka 12 : 1. Tidak seperti pacuan drag yang umumnya banyak bermain di atas angka tersebut. Modifikasi Motor Yamaha dengan menggunakan kompresi tidak terlalu tinggi ini bertujuan agar dapat memperoleh performa yang terbaik di putaran menengah atas. Jika garang di putaran bawah, takutnya dapat mengganggu kontrol joki saat start.

Modifikasi Motor Yamaha Mio
Modifikasi Motor Yamaha Mio
Kompresi di dapat dari penggunaan piston forging LHK yang mempunyai diameter sebesar 66 mm. Bentuknya memang hampir sama seperti piston Honda CBR 150R, namun jika di perhatikan secara lebih teliti, jarak antara pen ke permukaan piston yang di adopsi LHK lebih tinggi sekitar 0,5 mm. Jadi permukaan piston sejajar dengan bibir blok dengan stroke yang sudah di naikkan sekitar 86 mm. Perbedaan setingan tunner Thailand dengan Indonesia yaitu Tunner Indonesia lebih senang memadatkan kompresi dari perubahan head, namun Tunner Thailand, head akan lebih banyak di coak agar dapat memperoleh kompresi yang rendah. Oleh karena itu, setelah menggunakan paking almu 3,5 cm tetap menggunakan paking blok tembaga sebesar 0,5 mm. Modifikasi Motor Yamaha berkaitan dengan durasi noken as, mekanik Thailand menerapkan hitung tinggi bumbungan dan pinggang. Tinggi 27 mm dan pinggang 19 agar dapat membantu putaran bawah.

Modifikasi Motor Yamaha Mio
Modifikasi Motor Yamaha Mio
Klep yang di gunakan berukuran sebesar 34 mm ( in ) dan 30 mm ( ex) yang di ambilkan dari merek EE5, karena klep ini mempunyai diameter batang klep yang di aplikasikan bervariasi. Batang klep in 5 mm dan kelp ex 4,5 mm. Lebih kecil batang klep ex, rpm mesin akan menjadi lebih ringan untuk dapat mencapai rpm yang tinggi. Knalpot sebagai saluran buang menggunakan diameter leher pipa sebesar 30 mm. CDI Fino di ambilkan dari merek Sepco. Karburator mengandalkan dari Keihin SP 28 mm yang sudah di reamer hingga 33 mm. Data modifikasi motor Yamaha Mio antara lain : ban yang asli milik dari yamaha mio di ganti dan di ambilkan dari merek Vee Rubber yang mempunyai ukuran sebesar 45/90-17 untuk bagian depan dan 60/80-17 di bagian belakangnya. Modifikasi motor bagian Cdi di ambilkan dari milik Yamaha fino. Roller sebesar 11 gram dan kampas kopling menggunakan dari LHK.

0 comments:

Post a Comment - Back to Content