Modifikasi motor yang di lakukan untuk yamaha Z ini
sangat cocok dan pas untuk berpetualang di pulau Bali. Kondisi alam Bali yang
indah dan menawan membuat banyak wisatawan ingin menikmatinya. Tidak
cuma pendatang, namun penduduk aslinya pun masih belum puas untuk
mengeksploitasi pesona alam pulau Dewata ini. Hal inilah yang menjadi alasan
pemilik dari Yamaha Scorpio Z dalam melakukan modifikasi motor Yamaha miliknya dengan tujuan agar dapat puas berwisata
dan menjelajah Pulau Bali. Untuk dapat mencapai tempat-tempat wisata seperti
Pecatu, Karang Asem, Gunung Agung dan lainnya membutuhkan motor yang cukup
handal. Oleh karena itu Yamaha Scorpio Z di modifikasi motor Yamaha agar dapat lebih tangguh menerjang jalan yang di
lampuinya.
![]() |
| Modifikasi Motor Yamaha Scorpio Z |
Agar tidak pusing dalam mencari bagian
per bagian, perombakan yang di lakukan secara total menggunakan limbah KTM 250.
Mulai dari bagian kaki-kaki hingga cover bodi yang semuanya orisinil milik dari
KTM. Ada plus dan minus dalam melakukan modifikasi motor Yamaha ini. Sisi positif dari perombakan ini yaitu tidak ribet dan repot
mencari bagian per bagian karena part sudah menggunakan copotan utuh dari satu
motor dan tinggal memasang serta memanfaatkan rangka dan mesin dari Scorpio
saja. Namun sisi negatifnya yaitu kurangnya unsur custom. Hal ini berarti
tingkat kesulitan yang di alami dalam melakukan perombakan tidak terlalu
tinggi. Namun, KTM yang di pasangkan pada Yamaha Scorpio ini tetap menawan dan
tangguh.
Data modifikasi motor Yamaha yang di terapkan untuk yamaha Scorpio antara lain
: pelek menggunakan produk dari Excel. Ban yang asli milik dari yamaha Scorpio
di ganti dan di ambilkan dari merek kenda yang mempunyai ukuran sebesar 300-21
untuk bagian depan dan 110/80-18 di bagian belakangnya. Swing arm di ambilkan
dari produk KTM 250 dan bodi secara keseluruhan menggunakan dari milik KTM 250
juga. Modifikasi motor bagian knalpot sebagai saluran buang menggunakan dari FMF dan setang di ambilkan
dari Acerbis.

0 comments:
Post a Comment - Back to Content