Modifikasi motor ini mampu menyabet
juara 1 di kelas bebek 125 cc tune up speeded ( MP1 ) di Honda Racing
championship ( HRC ). Laju dari motor ini sangat konstan dan cukup stabil
melibas tikungan jalur pacuan. Kunci sukses dari Modifikasi Motor Honda ini adalah karena adanya balon di tunggangannya.
Balon yang di maksud adalah bola karet gas yang terdapat pada suspensi bagian
belakang. Sokbreker dengan menggunakan model tabung yang di ambilkan dari
produk Showa itu sudah di lengkapi dengan balon dan membuat Modifikasi Motor Honda Supra ini sangat
satabil melaju di berbagai kelokan. Dengan adanya dukungan dari balon tersebut
membuat tenaga mesin yang di hasilkan cukup optimal dan tidak banyak terbuang
waktu keluar dari tikungan.
Saat Modifikasi Motor Honda masih menggunakan suspensi model lama terdapat
beberapa kendala yang di hadapi. Seperti untuk melaju di tikungan terasa sangat
tidak nyaman. Di sinilah perbedaan mendasarnya. Mekanisme rebound dan
compression suspensi di atur naik turunya balok di dalam tabung. Sedang pada
generasi sebelumnya masih menggunakan piston. Dengan piston, pembalap dapat
mengatur gerakan motor sesuai dengan kemauan, namun sangat di sayangkan jika
tenaga yang di hasilkan sangat besar dengan speed bagus tapi tidak dapat di
kendalikan. Pada saat trek mendadak jauh lebih maksimal dan lebih terasa. Jika
tabung masih mengandalkan piston dapat tidak maksimal dan pembalapnya juga
cepat kelelahan dalam mengendalikan motor.
Dengan menggunakan sokbreker showa dapat
menimbulkan perubahan. Stroke lmenjadi lebih panjang hingga 80 mm dengan
diameter spring yang lebih kecil dan menjadi ringan. Damper HRS 72 di buat dari
bahan aluminium. Data Modifikasi Motor Honda antara lain : Ban yang orisinil milik dari supra di ganti dan
di ambilkan dari merek FDR yang mempunyai ukuran sebesar 90/80-17 untuk bagian
depan dan 80/90-17 di bagian belakangnya. Modifikasi motor bagian Karburator di ambilkan dari merek
keihin PE 28, sedang CDI menggunakan dari produk BRT. Durasi kem yang di
gunakan yaitu Isap 274” dan buang 274”.

0 comments:
Post a Comment - Back to Content